Tersenyumlah Padaku

Setelah kudengar tentangmu
ingin rasanya mata ini bertemu
Kutanya mereka dimana istanamu
Kutempuh jalan mendaki berbatu

Di depan gerbang aku bersimpuh
mengharap wajahmu menatap padaku

Kudengar suara dari balik gerbang
pantaskah ia menatapmu

Lalu kulihat diriku penuh luka dan debu
Rupanya aku ceroboh dalam berlaku

Kuobati luka di tubuhku
tepiskan debu dari pakaian dan jasadku

Aku kembali ke istanamu
Terbuka pintu kulihat wajahmu
kau tatap wajahku dengan senyummu
usailah sudah pencarianku

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 27 pengikut lainnya.