HABIB ALI AL-HABSYI KWITANG (Mata Air Ilmu di Tanah Betawi)

Agustus 5, 2009

Sebutlah nama Habib Ali Kwitang dihadapan ulama atau ustadz di Jakarta. Pastilah kesan takzim akan muncul seketika. Sebagian mereka bahkan akan langsung melafalakan surat al-Fatihah sebagai doa bagi beliau. Guru dari para kyai itu sebagian besar terkait dengan ulama besar yang masyhur dengan Majelis Kwitang berusia lebih dari seabad itu. Kaitan yang bersifat sangat emosional, suci, serta berada dalam tali indah dakwah dan ukhuwah islamiyyah, karena kaitannya terhubung dengan ajaran tauhid untuk mendekatkan diri kepada-Nya.

Almarhum KH.M Syafi’i Hadzami, ulama besar Betawi generasi belakangan, pernah bercerita bahwa ia tak pernah mangkir sekalipun dri Majelis Taklim Kwitang yang diadakan Habib Ali disetiap Minggu pagi. Ketika KH Syafi’i Hadzami selesai menulis sebuah kitab berjudul Hujjatul Bayyinah, Habib Ali lah yang ia mintakan rekomendasikan atas karya itu. Habib Ali waktu itu memuji karya tersebut bahkan memberikan hadiah Al-Qur’an, tasbih dan sejumlah uang sebagai apresiasi atas pencapaian muridnya. Baca entri selengkapnya »


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 40 pengikut lainnya.