TERUNTUK SAHABATKU YANG AKAN MELEPAS MASA LAJANGNYA

IMGP3654Pondok Labu, 11 Oktober 2009

Teringat masa 15 tahun silam kala kita berada diakhir masa SMA. Masa yang sangat indah untuk persahabatan kita di kelas A1 SMA 66 tercinta. Tak ada rasa iri, dengki, dan permusuhan diantara kita. Hanya rasa saling menghargai, cinta dan sayang yang selalu ada dalam setiap langkah kita…

Kini kita telah melalui semua itu dengan berbagai suka dan duka. Hidup memang terus berputar dengan segala ketentuan yang Allah tetapkan. Tatapan masa depan sudah kita gapai tinggal bagaimana kita menggenggam dan memeluk masa depan itu dengan penuh kasih dan sayang…

Dendi Firmansyah… Tentu kami ingat kenangan bersamanya, begitu indah, ceria dan melekat di hati. Takkan terlukiskan dengan kata – kata apa yang telah kami alami bersamamu sahabat…

Sekarang kami berada di sini… Di tempat engkau akan memulai hidup baru melaksanakan sunnah Sang Kekasih tercinta ( Muhammad SAW ) dalam usaha meraih setengah dien demi kesempurnaan hidup.

Hanya doa yang kami lantunkan untuk keberkahan pernikahanmu wahai sahabat. Semoga Allah menjadikanmu suami yang mampu mendidik istri menuju keluarga yang Sakinah Mawaddah wa Rahmah…

Pondok Labu, 11 Oktober 2009

TTD

Alumni A1 SMA 66 tahun 1994

Buat Yang Mau Menikah…

Tanggal 11 Oktober 2009 nanti adalah hari yang sangat kunanti. Seorang sahabat yang telah Kami anggap sebagai saudara yang akan mengakhiri masa lajangnya demi meraih kesempurnaan hidup dalam menjalankan ibadah kepada Allah. Sahabat masa SMA yang takkan pernah terlupakan dalam hidup ini.

Kalaulah boleh Kami berpesan buat engkau wahai saudaraku…….

Saudaraku yang berbahagia

Sebentar lagi dirimu akan memasuki dunia kehidupan yang baru. Kehidupan yang belum kamu kenal sebelumnya. Kehidupan yang mungkin akan sangat terasa asing bagimu. Maka, jangan tertipu Saudaraku, laluilah kehidupan barumu itu dengan segenap keyakinan. Pertama, yakinkan bahwa dirimu senantiasa bersama-Nya. Kedua, yakinkan bahwa dirimu akan ditemani belahan jiwamu yang kan senantiasa menyertai setiap langkah perjuanganmu dan yang akan menguatkan imanmu. Tataplah kehidupan barumu dengan penuh kesiapan dan persiapan. Kesiapan mental dan persiapan material, kesiapan ruhiyah dan persiapan rupiah, kesiapan jiwa dan persiapan raga.

Saudaraku…

Dunia tidak murni penuh dengan keceriaan, kegembiraan dan kebahagiaan. Tapi sewaktu-waktu juga ada tebing yang tinggi, jurang yang terjal, jalan yang berliku, binatang buas yang mengganggu. Ingatlah Saudaraku, disekitarmu pasti ada 5 golongan yang menjadi ujian buatmu, pertama orang kafir yang memerangi, kedua orang munafik yang selalu membenci, ketiga orang mukmin yang hasad, dan keempat hawa nafsu yang selalu membelenggu dan kelima syaithon yang menipu. Tapi jangan khawatir saudaraku, jika kalian bisa melewati segala bentuk rintangan tersebut, insya Allah kenikmatan haqiqi akan kalian raih. Bekal kalian telah disiapkan oleh pemilik dunia ini, semua ada di sekitar kalian. Kalian pun telah diberi rambu-rambu petunjuk yang terabadikan dalam al-Qur’an dan As-Sunnah. Kumpulkanlah bekal itu sebanyak-banyaknya agar dirimu selamat sampai tujuan dengan penuh ridho dan diridhoi-Nya.

Saudaraku…

Dengan menikah diharapkan semakin bisa memupuk keimanan yang ada dalam dada. Pintu fitnah sedikit banyak mulai tertutup, hati menjadi lebih bisa ikhlas, mata mulai bisa tertunduk, ibadah semakin khusyu, dakwah semakin mantap dan ukhuwah makin terjaga. Itulah yang hendaknya terjadi pada setiap diri muslim setelah mereka menikah. Namaun, tidak jarang terjadi pada sebagain saudara-saudara kita, setelah menikah justru terjadi kelemahan iman. Mereka mulai dilaikan oleh istri dan anak-anaknya, mulai lupa akan tanggungjawab terhadap dakwah, mulai jarang berjamaah di masjid, dsb. Dan yang paling parah, iman mulai digadaikan demi mendapatkan kesenangan semu.

Saudaraku…

Menikah adalah sebagian proses dari proses panjang yang harus kita lewati. Ketika kita menikah, maka disitu kita akan dihadapkan pada kondisi yang sangat berbeda dengan idealisme. Di situlah saatnya kita harus arif dalam menyelaraskan antara idealisme yang selama ini kita bangun dengan realitas yang kita hadapi, serta  berusaha memanage realita bersinergi selaras menuju idealisme. Jangan sampai justru realita yang ada membuat kita lemah,sehingga akhirnya kita kalah terbawa arus. Mungkin istrimu, lingkungan barumu, tempatmu berkarya tidak sesuai dengan idealisme. Banyak hal yang berbeda, tapi semua itu adalah karunia-Nya yang akan menguji keberadaanmu di dunia ini. Istrimu adalah ujian buatmu dan sebaliknya dirimu adalah ujian buat istrimu. Tidah semua yang baik menurut kita adalah baik menurut-Nya. Tapi yakinlah Allah tahu apa yang terbaik buat kita. Yakinlah, istrimu yang saat ini ada disampingmu adalah sosok yang terbaik buat dirimu, maka jangan sia-siakan mutiara tersebut. Jadikan ia bidadarimu di dunia juga di akhirat.

Saudaraku…

Peliharalah selalu bahtera rumah tangga kalian sebesar apapun badai yang akan menerpa. Selalu perbaikilah bahtera itu agar bisa mengantarkan diri kalian sampai tujuan akhir. Jangan biarkan siapa saja merusak bahtera tersebut dengan tipu daya sedahsyat apapun. Eratkan kedua tangan kalian untuk menghadapi semua rongrongan dari  pihak-pihak yang tidak bertangggung jawab. Peliharalah kedekatan emosi, kesatuan hati, sering-seringlah bermuhasabah, saling percaya, saling tabayyun, saling nasihat-menasihati dan tetaplah bersabar. Insya Allah semua masalah akan bisa diselesaikan dengan baik. Kembalikan setiap masalah pada-Nya.

Saudaraku…

Meskipun pesan ini saya kirim untuk dirimu tapi pada hakikatnya adalah pesan untuk Kami Semua Yang Selalu Menjadi Sahabatmu. Maafkan Kami apabila selama ini banyak tingkah laku yang kurang berkenan di hati. Kami mendukung dan mendoakan agar Kita Semua tetap istiqomah dijalan-Nya.

Untukmu Dendi kami menulis

Sungguh indah permata dunia
Intan mutu manikam, emas dan berlian, yang memikat hati
Namun tiada seindah bunga
Wanita sholihah harapan agama

Kau bunga ditamanku
Mekar dan kian mewangi
Menghiasi diriku
Dimanapun aku berada
Dilubuk hati ini
Engkau bidadari surgaku

Kupinang engkau dengan Al Quran
Kokoh suci ikatan cinta
Kutambatkan penuh marhamah
Arungi bersama samudra dunia

Ya Allah, ku mohon
Apa yang telah Kau takdirkan
Ku harap dia adalah yang terbaik buatku
Kerana Engkau tahu segala isi hatiku
Pelihara daku dari kemurkaanMu

Ya Allah
Jika dia benar untukku
Dekatkanlah hatinya dengan hatiku
Jika dia bukan milikku
Damaikanlah hatiku
Dengan ketentuan-Mu

Selamat Menempuh Hidup Baru,

Baarokallahu laka wa baarik alaika wa jamaa bainakumaa fii khoir

Satu Balasan ke TERUNTUK SAHABATKU YANG AKAN MELEPAS MASA LAJANGNYA

  1. kawanlama95 mengatakan:

    tertunduk dan terdiam , aku hanya katakan semoga Allah memberikan kebahagian untuk kalian berdia dan diberi keberkahan didunia dan akherat amien.

    berbahagialah bila ada 2 insan yang mengigikat jaji dalam naugan bahtera rumah tangga yang sakinah mawadah warohmah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: