MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA

celebrate_the_times_sm_wmSebuah organisasi yang baik tentulah mempunyai struktur organisasi dan sumber daya manusia yang baik. Pengelolaan sumber daya manusia ini sangatlah penting, tidak hanya bagaimana meningkatkan kemampuan karyawan/pegawai saja, tetapi bagaimana membuat sumber daya yang ada menjadi bermanfaat bagi organisasi tersebut.

Posisi manusia sebagai hamba Allah berkewajiban hanya beribadah kepada-Nya. Allah berfirman dalam QS Adz Dzariyat 51:56:

Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku.

Allah Subhanahuata’ala berfirman dalam hadis qudsi, “Hai anak Adam! Ada tiga perkara yang harus diingat, yaitu satu perkara untuk-Ku, satu perkara untukmu & satu perkara lagi antara Aku & kamu. Perkara untuk-Ku ialah kamu harus mengabdi kepada-Ku & tidak mempersekutukan Aku dengan apa pun. Satu perkara untukmu ialah kamu akan menerima pahala dari-Ku atas segala amal kebaikan yang kamu kerjakan. Dosamu akan diampuni, karena Aku Maha Pengampun Maha Penyayang. Perkara antara Aku & kamu ialah kamu sebagai pemohon & peminta, sedangkan Aku sebagai pemberi & perkenan”(HR Thabrani)

Hadis di atas memberikan penjelasan yang jelas tentang kedudukan manusia dengan Allah sebagai Rabb dan Penciptanya.

  • Pertama, manusia sebagai hamba Allah yang telah diciptakan-Nya & tidak menyekutukan-Nya.
  • Kedua, manusia sebagai makhluk akan menerima pahala atas apa yang diusahakannya.
  • Ketiga, manusia sebagai peminta & pemohon serta pemakan rezeki, sedangkan Allah sebagai pemberi & pemerkenan. Dengan demikian, manusia adalah makhluk yang sangat Ini menunjukkan bahwa manusia selayaknya memohon & menggantungkan hidup & matinya hanya kepada Allah Subhanahuata’ala Allah-lah sebaik-baik tempat berlindung & memohon pertolongan, seperti firman-Nya dalam QS Al Kahfi 18:27:

Dan bacakanlah apa yang diwahyukan kepadamu, yaitu Kitab Tuhanmu (Al Quran). tidak ada (seorangpun) yang dapat merobah kalimat-kalimat-Nya. dan kamu tidak akan dapat menemukan tempat berlindung selain dari padanya.

  • Allah dalam QS An Nisaa’ 4:58 memerintahkan kita agar menyampaikan ‘amanat’ kepada yang berhak. Amanat ialah sesuatu yang dipercayakan kepada seseorang untuk dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.
  • Amanat seseorang terhadap sesamanya yang harus dilaksanakan antara lain mengembalikan titipan kepada yang punya dengan tidak kurang suatu apa pun, tidak menipu, memelihara rahasia & lain sebagainya. Termasuk juga di dalamnya ialah:
  1. Sifat adil penguasa terhadap rakyat dalam bidang apa pun
  2. Sifat adil ulama (yaitu orang yang berilmu pengetahuan) terhadap orang awam
  3. Sifat adil seorang suami terhadap istrinya

 

Manajemen sumber daya manusia (MSDM) mempunyai arti sebagai kumpulan pengetahuan tentang bagaimana seharusnya me-manage (mengelola) sumber daya manusia. Dalam Islam, kedudukan SDM sangat unik, manusia diciptakan oleh Allah sebagai khalifah.

Dalam QS Shaad 38:26 telah dijelaskan tentang wajibnya kaum Muslimin memilih & mengangkat seorang pimpinan tertinggi sebagai tokoh pemersatu antara seluruh kaum Muslimin yang dapat memimpin umat untuk melaksanakan hukum-hukum Allah di bumi ini. Para ulama telah menyebutkan syarat-syarat yang harus dimiliki oleh tokoh pimpinan antara lain:

  1. Adil serta berpengetahuan yang memungkinkannya bertindak sebagai hakim & mujtahid,
  2. Tidak mempunyai cacat jasmani serta berpengalaman cukup
  3. Tidak pilih kasih dalam menjalankan hukum-hukum Allah

Keberadaan manajemen SDM sangat penting bagi perusahaan dalam mengelola, mengatur, mengurus & menggunakan SDM sehingga dapat berfungsi secara produktif, efektif & efisien untuk mencapai tujuan perusahaan.

Dalam usaha pencapaian tujuan perusahaan, permasalahan yang dihadapi manajemen bukan hanya terletak pada bahan mentah, alat-alat bekerja, mesin-mesin produksi, uang & lingkungan kerja saja, tetapi juga menyangkut karyawan (sumber daya manusia) yang mengelola faktor-faktor produksi lainnya tersebut.

Namun, perlu diingat bahwa sumber daya manusia sendiri sebagai faktor produksi, seperti halnya faktor produksi lainnya, merupakan masukan (input) yang diolah oleh perusahaan & menghasilkan keluaran (output). Karyawan baru yang belum mempunyai keterampilan & keahlian dilatih (diolah) sehingga menjadi karyawan yang terampil & ahli. Apabila dia diolah lebih lanjut dengan diberikan pengalaman & motivasi, dia akan menjadi karyawan yang  matang. Pengolahan sumber daya manusia inilah yang disebut dengan manajemen SDM.

“Barangsiapa yang keluar rumah untuk belajar satu bab dari ilmu pengetahuan, maka ia akan berjalan fisabilillah sampai ia kembali ke rumahnya” [HR Tirmidzi dari Anas r.a.]

Seorang manajer atau pimpinan untuk menemukan cara terbaik dalam mendayagunakan orang-orang yang ada dalam lingkungan perusahaannya agar tujuan-tujuan yang diinginkan dapat dicapai.

Berkaitan dengan hal di atas simak firman Allah Subhanahuata’ala dalam QS Al Anfal 8:60:

Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi dan dari kuda-kuda yang ditambat untuk berperang (yang dengan persiapan itu) kamu menggentarkan musuh Allah dan musuhmu dan orang orang selain mereka yang kamu tidak mengetahuinya; sedang Allah mengetahuinya. apa saja yang kamu nafkahkan pada jalan Allah niscaya akan dibalasi dengan cukup kepadamu dan kamu tidak akan dianiaya (dirugikan).

Ayat yang memerintahkan agar kita menggunakan seluruh sumber daya yang ada agar mampu mencapai cita-cita organisasi sehingga keberhasilan yang akan diraih akan membawa mereka kepada kebaikan tidak saja di dunia tapi juga mencapai surga.

Kemajuan yang dicapai dalam beberapa bidang, baik ekonomi, budaya, pengetahuan, pendidikan, hukum, politik maupun pembangunan sudah dapat dipastikan akan menimbulkan berbagai rintangan serta kendala yang beraneka ragam & semakin kompleksnya kehidupan dalam bermasyarakat & bernegara. Dengan adanya berbagai rintangan & kendala ini, maka dirasa penting manfaat manajemen sumber daya bagi suatu perusahaan sehingga mampu  menyelesaikan berbagai masalah yang sedang dihadapi ataupun yang mungkin akan muncul di kemudian hari.

Alasan utama perbaikan kualitas SDM dalam perusahaan terutama karena peran strategis SDM sebagai pelaksana dari fungsi-fungsi perusahaan yaitu:

  • Perencanaan: menentukan tujuan & standar, menetapkan sistem & prosedur, menetapkan rencana atau proyeksi untuk masa depan
  • Pengorganisasian: memberikan tugas khusus kepada setiap SDM, membangun divisi/departemen, mendelegasikan wewenang pada SDM, menetapkan analisis pekerjaan atau analisis jabatan, membangun komunikasi, mengoordinasikan kerja antara atasan dengan bawahan
  • Penstafan: menetapkan jenis atau tipe SDM yang akan dipekerjakan, merekrut calon karyawan, mengevaluasi kinerja, mengembangkan karyawan, melatih & mendidik karyawan
  • Kepemimpinan: mengupayakan agar orang lain dapat menyelesaikan pekerjaan yang menjadi tanggung jawabnya, meningkatkan semangat kerja, memotivasi kerja karyawan
  • Pengendalian: menetapkan standar pencapaian hasil kerja, standar mutu, melakukan review atas hasil kerja, melakukan tindakan perbaikan sesuai dengan kebutuhan
  • Pengawasan: melakukan audit terhadap kemungkinan adanya ketidakcocokan dalam pelaksanaan ataupun sistem prosedur yang berlaku sehingga tidak menimbulkan risiko yang tidak baik bagi perusahaan di masa depan

Berhasil atau gagalnya pelaksanaan fungsi-fungsi tersebut sangat tergantung pada sejauh mana kualitas SDM nya. Dengan demikian, jelas betapa pentingnya peran strategisnya pengembangan & peningkatan kualitas SDM dalam perusahaan yang terus berkembang sejalan dengan tuntutan era globalisasi. Dengan demikian, jelas SDM dan perusahaan yang berkualitas akan sangat menentukan maju mundurnya bisnis perusahaan di masa mendatang.

Kualitas SDM meliputi: kualitas moral/spiritual, kualitas intelektual, dan kualitas fisik sehingga mampu menghadapi tantangan masa depan.

Berbagai istilah yang digunakan untuk memperjelas pengertian manajemen sumber daya manusia (MSDM), antara lain:

  1. Manajemen Sumber Daya Manusia
  2. Manajemen Sumber Daya Insani
  3. Manajemen Personalia
  4. Manajemen Kepegawaian
  5. Manajemen Perburuhan
  6. Manajemen Tenaga Kerja
  7. Administrasi Personalia
  8. Administrasi Kepegawaian
  9. Hubungan Industrial

 

SDM adalah: seseorang yang siap, mau dan mampu memberi sumbangan terhadap usaha pencapaian tujuan organisasi (the people who are ready, willing able to contribute to organizational goals).

Bila pengelolaan SDM dapat dilaksanakan secara profesional, diharapkan SDM dapat bekerja secara efisien, efektif & produktif. Dengan demikian, produktivitas kerja perusahaan dapat tercapai & akhirnya kinerja perusahaan dapat ditingkatkan dari waktu ke waktu.

 

Tujuan manajemen SDM ialah meningkatkan kontribusi produktif orang-orang yang ada dalam perusahaan melalui sejumlah cara yang bertanggung jawab secara strategis, etis & sosial.

Sasaran Manajemen SDM

  • Sasaran Perusahaan. Untuk mengenali bahwa manajemen SDM dalam rangka memberikan kontribusi atas efektivitas perusahaan.
  • Sasaran fungsional. Sasaran fungsional antara lain meliputi: pengangkatan, penempatan & penilaian.
  • Sasaran Sosial. Sasaran sosial antara lain meliputi: keuntungan perusahaan, pemenuhan tuntutan hukum & hubungan manajemen dengan serikat pekerja.

Sasaran Pribadi Karyawan. Untuk membantu para karyawan mencapai tujuan-tujuan pribadi mereka, setidaknya sejauh tujuan-tujuan tersebut dapat meningkatkan kontribusi individu atas perusahaan.

Aktivitas Manajemen SDM

  • Kunci Aktivitas SDM. Aktivitas SDM merupakan tindakan-tindakan yang diambil untuk memberikan & mempertahankan gugus kerja yang memadai bagi perusahaan.
  • Tanggung Jawab atas Aktivitas MSDM. Tanggung jawab atas aktivitas manajemen SDM berada di pundak masing-masing manajer.

Berdasarkan uraian di atas, maka tujuan akhir yang ingin dicapai manajemen SDM pada dasarnya adalah:

  1. Peningkatan efisiensi
  2. Peningkatan efektivitas
  3. Peningkatan produktivitas
  4. Rendahnya tingkat perpindahan pegawai
  5. Rendahnya tingkat absensi
  6. Tingginya kepuasan kerja karyawan
  7. Tinggi kualitas pelayanan
  8. Rendahnya komplain dari pelanggan
  9. Meningkatnya bisnis perusahaan

 

Untuk mencapai tujuan akhir tersebut secara bertahap perlu dicapai tujuan-tujuan perantara yaitu diperolehnya:

SDM yang memenuhi syarat & dapat menyesuaikan diri dengan perusahaan melalui:

  1. Perencanaan sumber daya manusia
  2. Rekrutmen
  3. Seleksi
  4. Induksi

SDM yang memenuhi syarat dengan keterampilan, keahlian & pengetahuan yang sesuai dengan perkembangan melalui:

  1. Pelatihan & pengembangan
  2. Pengembangan karier

SDM yang memenuhi syarat bersedia bekerja sebaik mungkin melalui:

  1. Motivasi
  2. Penilaian Karya
  3. Pemberian “hadiah” & “hukuman”

SDM yang memenuhi syarat yang berdedikasi terhadap perusahaan yang luas terhadap pekerjaannya melalui:

  1. Kesejahteraan (kompensasi)
  2. Lingkungan kerja yang sehat & aman
  3. Hubungan industrial yang baik

Adapun fungsi-fungsi manajemen SDM, seperti hal fungsi manajemen umum, yaitu:

  1. Fungsi Manajerial
  • Perencanaan (planning)
  • Pengorganisasian (organizing)
  • Pengarahan (directing)
  • Pengendalian (controlling)
  1. Fungsi Operasional
  • Pengadaan tenaga kerja (SDM)
  • Pengembangan
  • Kompensasi
  • Pengintegrasian
  • Pemeliharaan
  • Pemutusan hubungan kerja

Peran manajemen SDM dalam menjalankan aspek SDM, kebijakan & praktik dapat berjalan sesuai dengan yang diinginkan perusahaan, yang meliputi kegiatan antara lain:

  1. melakukan analisis jabatan (menetapkan karakteristik pekerjaan masing-masing SDM);
  2. merencanakan kebutuhan tenaga kerja & merekrut calon pekerja;
  3. menyeleksi calon pekerja;
  4. memberikan pengenalan & penempatan pada karyawan baru;
  5. menetapkan upah, gaji & cara memberikan kompensasi;
  6. memberikan insentif & kesejahteraan;
  7. melalukan evaluasi kinerja;
  8. mengomunikasikan, memberikan penyuluhan, menegakkan disiplin kerja;
  9. memberikan pendidikan, pelatihan & pengembangan;
  10. membangun komitmen kerja;
  11. memberikan keselamatan kerja;
  12. memberikan jaminan kesehatan;
  13. menyelesaikan perselisihan perburuhan;
  14. menyelesaikan keluhan & relationship karyawan

Sudut pandang ini memberikan tema-tema pelengkap yang membantu manajer dan operasional SDM dalam mempertahankan fungsi SDM dan aktivitasnya tetap ada pada sudut pandang yang benar, yang meliputi:

  1. Pendekatan strategis. Manajemen SDM harus memberikan andil atas keberhasilan strategis perusahaan.
  2. Pendekatan SDM. Manajemen SDM merupakan manajemen manusia. Pentingnya & martabat manusia tidak boleh diabaikan.
  3. Pendekatan manajemen. Manajemen SDM merupakan tanggung jawab setiap
  4. Pendekatan sistem. Pendekatan SDM berlangsung di dalam sistem yang lebih besar: yakni perusahaan.
  5. Pendekatan proaktif. Manajemen SDM bisa meningkatkan andilnya atas pegawai & organisasi dengan mengantisipasi berbagai masalah sebelum kemunculannya

Konsep manajemen SDM dilaksanakan melalui tahapan sebagai berikut:

  1. Penerapan Fungsi MSDM Secara Makro dan Mikro

Penerapan fungsi-fungsi manajemen dalam manajemen SDM dalam arti makro adalah fungsi-fungsi pokok manajemen umum, seperti fungsi manajerial dan dalam arti mikro adalah fungsi-fungsi manajemen SDM secara fungsi operasional. Perbedaannya adalah bahwa fungsi tersebut dilakukan bukan oleh manajer perusahaan swasta biasa, tetapi oleh badan-badan pemerintah yang diserahi tugas dalam pengelolaan SDM.

  1. Prinsip-prinsip Manajamen SDM
    1. Prinsip kemanusiaan
    2. Prinsip demokrasi
    3. Prinsip “The Right Man is The Right Place”
    4. Prinsip “Equal Pay for Equal Work”
    5. Prinsip kesatuan arah
    6. Prinsip kesatuan komando
    7. Prinsip efisiensi
    8. Prinsip efektivitas
    9. Prinsip produktivitas kerja
    10. Prinsip disiplin
    11. Prinsip wewenang dan tanggung jawab

 

Sumber :

Rivai, Veithzal. 2009. Islamic Human Capital Manajemen Sumber Daya Islami. Jakarta : Rajawali Pers

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: