MOTIVASI KERJA

lifting_golden_star_sm_wmPerusahaan tidak cukup hanya menilai kinerja dan prestasi kerja yang dilaksanakan setiap tahun atau setiap periode tertentu. Akan tetapi, perusahaan perlu melakukan pengukuran motivasi kerja, kepuasan kerja dan demikian pula dengan faktor lainnya yang berkaitan dan bermanfaat, baik bagi karyawan sebagai individu maupun bagi kepentingan perusahaan, terutama pada era yang serba maju dengan perubahan yang serba cepat.

Konsep teori motivasi dan perkembangannya meliputi alasannya, yaitu:

  • menyajikan dasar-dasar dan bentuk teori motivasi modern;
  • para praktisi secara teratur menggunakan terminologinya dalam menjelaskan motivasi karyawannya;
  • sisi baik buruknya jika motivasi ini diterapkan pada dunia kerja saat ini, baik motivasi pada para karyawan ataupun formulasi yang efektif untuk para manajemen puncak.

Motivasi merupakan suatu kondisi, energi, inisiasi yang menggerakkan, mengarahkan, membangkitkan tingkah laku manusia.

Sumber motivasi ada tiga faktor, yakni

  1. kemungkinan untuk berkembang,
  2. jenis pekerjaan, dan
  3. apakah mereka dapat merasa bangga menjadi bagian dari perusahaan

Konteks “puas”dapat ditinjau dari dua sisi, yaitu individu akan merasa”puas”apabila dia mengalami hal-hal berikut.

  1. Apabila hasil atau imbalan yang didapat atau diperoleh individu tersebut lebih dari yang diharapkan, masing-masing individu memiliki target pribadi. Apabila mereka termotivasi untuk mendapatkan target tersebut, mereka akan bekerja keras. Pencapaian hasil dari kerja keras tersebut akan membuat individu merasa puas.
  2. Apabila hasil yang dicapai lebih besar dari standar yang ditetapkan. Apabila individu memperoleh hasil yang lebih besar dari standar yang ditetapkan oleh perusahaan, individu tersebut memiliki produktivitas yang tinggi dan layak mendapatkan penghargaan dari
  3. Apabila yang didapat oleh karyawan sesuai dengan persyaratan yang diminta dan ditambah dengan suatu hal yang menyenangkan, karyawan akan konsisten untuk setiap saat serta kinerjanya dapat ditingkatkan setiap waktu.

Instrumen-nstrumen yang dapat digunakan sebagai salah satu alat untuk mengukur motivasi kerja dan kepuasan kerja karyawan serta etos kerja karyawan, yaitu:

  1. Instrumen untuk Mengukur Motivasi Kerja Karyawan
  2. Instrumen untuk Mengukur Kepuasan Kerja Karyawan
  3. Instrumen untuk Mengukur Etos Kerja Karyawan
  4. Instrumen untuk Mengukur Motivasi Kerja Guru
  5. Instrumen untuk Mengukur Kepuasan Kerja Guru

 

Sumber :

Rivai, Veithzal. 2009. Islamic Human Capital Manajemen Sumber Daya Islami. Jakarta : Rajawali Pers

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: