SMA DWIWARNA : MENUJU SUKSES YANG HAKIKI

dwDi alam ini, segala hal berubah, dan tak ada yang tak berubah, kecuali perubahan itu sendiri. Perubahan berjalan sangat cepat, bahkan dahsyat dan dramatik. Kita semua, tak bisa tidak, berjalan bersama atau seiring dengan perubahan itu. Tak berlebihan bila Alan Deutschman pernah menulis buku, untuk mengingatkan kita semua, dengan judul agak ekstrim, “Change or Die” (Berubah atau Mati).

Seperti mendirikan bangunan, setiap kebiasaan yang kita ciptakan seperti lapisan batu bata yang kita letakkan di atas tembok. Kebiasaan yang terbentuk di kemudian hari akan mengambil pola dari kebiasaan sebelumnya. Apabila kita menyadari sejak awal bahwa suatu kebiasaan akan menimbulkan masalah, sungguh suatu tindakan bijaksana untuk segera mengubahnya sebelum itu membentuk suatu pola yang sulit dihilangkan.

Perubahan dalam diri manusia dimulai dari perubahan cara pandang atau perubahan paradigma pikir (mindset). Manusia tak mungkin mengubah hidupnya, bilamana ia tak mampu mengubah paradigma pikirnya. Karena itu, kita disuruh mengubah pikiran kita agar kita dapat mengubah hidup kita (Change Our Thinking Change Our Life).

Islam adalah agama yang mengajarkan setiap jiwa untuk melakukan perubahan diri sebelum melakukan perubahan pada yang lain, baik itu keluarga apalagi masyarakat.
Setelah rampung merubah diri sendiri maka insya Allah akan bisa menjaga keluarga sendiri. Rasulullah mengingatkan kita bahwa “siapa yang hari ini lebih baik dari kemarin maka beruntunglah dia, siapa yang hari ini lebih buruk dari kemarin maka merugilah dia, dan siapa yang esok lebih buruk dari hari ini maka celakalah dia”. Sebuah pesan perubahan diri yang sangat gamblang. Jadi tidak berlebihan jika kemudian ada ungkapan, Ubahlah dirimu niscaya dunia akan berubah di tanganmu.

Lalu kapan perubahan itu kita lakukan?. Perubahan ke arah yang baik harus segera kita lakukan dan kita segerakan. Tapi perlu kita ingat, dalam setiap langkah dan tindakan ke arah yang lebih baik akan selalu banyak rintangan dan tantangan. Oleh karena itu, dibutuhkan niat yang kuat dan kesungguhan untuk mendapatkan energi besar, taufik dan hidayah kepada Allah sehing.ga kita mampu mencapai tujuan yang sudah kita buat

Akhirnya, perubahan diri itu, menurut Imam al-Ghazali, membutuhkan tindakan nyata (al-Af`al). Ilmu hanya menjadi kekuatan jika ia benar-benar dikelola menjadi program dan tindakan nyata yang mendatangkan kebaikan bagi orang lain. Pada tahap ini, tindakan menjadi faktor pamungkas, dan menjadi satu-satunya kekuatan yang bisa mengubah cita-cita (harapan) menjadi realita (kenyataan)

Begitu juga dengan SMA Dwiwarna yang saat ini telah mencapai usia hampir 18 tahun. Saat ini, di bawah pimpinan Kepala Sekolah Ir. Nughantoro Yudo, M.Sc, SMA Dwiwarna terus berusaha mengoptimalkan segala daya upaya untuk berubah menjadi yang terbaik. Perubahan ke arah yang lebih baik akan selalu menjadi tujuan untuk meningkatkan prestasi sekolah pada umumnya dan prestasi peserta didik khususnya. Perubahan yang dilakukan tidak hanya terfokus aspek fisik (fasilitas) dan akademik saja, tetapi juga menyentuh aspek ruhaniah bagi seluruh civitas Dwiwarna.

Perubahan ke arah yang lebih baik menjadi sesuatu yang sangat penting bagi SMA Dwiwarna ditengah persaingan munculnya banyak lembaga pendidikan/ sekolah berasrama sebagai kompetitor dengan segala nilai jualnya. Keunggulan dalam fasilitas, sumber daya manusia, dan prestasi menjadikan sebuah sekolah akan menjadi tujuan dari para orang tua untuk menitipkan anak-anaknya. Inilah yang menjadi tantangan ke depan bagi SMA Dwiwarna untuk dapat menjadi yang terbaik. Hanya sekolah yang berkualitaslah yang akan dipilih oleh para orang tua untuk menitipkan anaknya agar dididik menjadi manusia yang paripurna oleh para pendidik yang berkualitas. Harapan inilah yang menjadi tujuan pendidikan SMA Dwiwarna.

Kekuatan untuk membangun kesuksesan ada pada saat ini, bukan pada saat berikutnya atau saat sebelumnya. Kebahagiaan hidup ada pada saat mengerjakan apa yang dapat kita kerjakan saat ini. Bukan mengerjakan apa yang dapat kita kerjakan pada saat sebelumnya atau sesudahnya. Dan kesuksesan hidup terletak pada apa yang kita lakukan sesuai dengan keinginan hati. Seberapapun kerasnya kita bekerja jika kita kerjakan dengan hati yang senang akan terasa ringan. Demikian juga sebaliknya, seringan apapun pekerjaan yang kita lakukan bila tidak sesuai dengan keinginan hati akan terasa berat.

Ingatlah selalu Firman Allah SWT

Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan (QS Al-Insyirah : 5-6)

Orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah lah hati menjadi tenteram (QS Ar-Ra’du : 28)

Wisuda angkatan keenam belas ini dapat kita jadikan momentum sejarah bagi SMA Dwiwarna untuk terus berkembang menjadi yang terbaik, bukan hanya ditingkat lokal tetapi juga harus menjadi yang terbaik ditingkat nasional. Prestasi yang ditorehkan bukan hanya prestasi para peserta didik saja, melainkan prestasi guru dalam berbagai bidang, dan juga prestasi sekolah sebagai lembaga pendidikan. Hal ini akan terwujud dengan sinergi semua civitas dalam memahami dan melaksanan visi serta misi yang sudah ditetapkan oleh para pendiri SMA Dwiwarna.

Selamat kepada para peserta didik yang sudah lulus dengan baik, semoga ini awal dari upaya menggapai cita-cita yang lebih tinggi. Ucapan selamat dan terimakasih juga layak kita sampaikan kepada seluruh civitas Dwiwarna, khususnya para guru dan pembina asrama yang sudah mendidik mereka selama ini. InsyaAllah kesuksesan yang diraih SMA Dwiwarna mejadi kesuksesan hakiki dan mendapat barokah dari Allah. Amiin..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: